Apalah Arti Sebuah Nama

Apalah arti sebuah nama, dengan panggilan apa pun mawar disebut, harumnya tetap semerbak.

Begitu kira-kira terjemahan cuplikan pujangga William Shakespeare dalam karyanya yang terkenal, Romeo dan Juliet. Suhu tidak terlalu setuju. Meskipun mawar itu tetap harum, kalau kita namakan Bunga Ketiak Kuda. Tetep bikin ilfil sebelum menghirup ranumnya. Percaya atau tidak, nama masih menjadi bagian sangat penting dari kehidupan kita. Karena dari nama, first impression itu bermula.

Tidak. Hari ini kita tidak akan membicarakan tentang branding. Karena Suhu bukan branding consultant. Dan yang terpenting, sekarang fokus Suhu adalah nama bayi yang akan lahir beberapa minggu lagi. Dalam perhelatan mencari nama antara Suhu dan Nyonya, ada beberapa aturan main yang kita setujui. Berikut di bawah ini adalah pertimbangan kami saat mencari nama buah hati.

Tanpa huruf R. Dari abjad yang ada, huruf yang paling susah dilafalkan oleh lidah manusia adalah R. Buktinya ada istilah untuk orang yang tidak bisa melafalkan huruf tersebut. Pelat alias cadel, juga disebut cedal. Bayangkan, saking populer nya orang yang tidak bisa lancar melafalkan huruf ini, mereka punya istilah sendiri.

Suhu selalu berpendapat bahwa rasa percaya diri seseorang, itu terkait dengan perkembangan mental nya sejak dini. Kalau dari kecil terlatih tegas dan mampu melakukan hal-hal yang diharapkan, rasa percaya diri nya akan terpupuk dan berlanjut. Mulai dari berkenalan misalnya.

Contoh 1.
Siapa namamu?
JOKO!
Duh pinternya anak ini.
Joko tumbuh menjadi tukang kayu, gubernur, lalu presiden anak yang tangkas dan pemberani.

Contoh 2.
Siapa namamu?
Tejo.
Oh Tejo, bagus ya namamu.
Tejo tumbuh dari anak yang ngampung dekil lugu tapi Surti suka, menjadi Tejo yang gaul yang funky yang doyan ngucapin ember.

Contoh 3.
Siapa namamu?
Maw … Mal … Mawgowo … Malowo … huwaaa… aku benci papa mama … aku benci namaku! Aku pingin namaku Gogon aja!
Margono tumbuh menjadi jejaka tampan tetapi semua teman-temannya memanggilnya Gogon. Demikian pula temannya Sudarmadji yang akrab disapa Doyok.

Untuk menghindari hal tersebut di atas, Suhu dan Nyonya setuju agar nama anak kami tidak mengandung huruf R keras. Huruf R keras itu seperti Renata, Sari, Kartika. Sementara huruf R lunak masih masuk pertimbangan kami [seperti Jennifer, Sherly].

Asli Indonesia. Di tempat kerja, kami sering spot dan sering di-spot orang Indonesia. “Eh maaf, Indo ya?”. Nama Suhu dan nama Nyonya itu NINGRAT! Biarpun kulit kuning perut bulat mata sipit, nama akte kami masih erat dengan adat jawa. Bahkan kalau ditambah angka romawi di belakang, Suhu bisa dikira Sultan. Karena di lingkungan kerja formal kami pakai nama akte, dan sebagian besar orang juga demikian, sangat mudah spot nama Indonesia. Misalnya, di penghujung email ada tertanda Best Regards Sherly Wijaya. Ini 99.99% pasti cewek, Indo, chinese, marga Huang. Lucunya, nggak semua orang bisa spot keunikan nama ini, apalagi orang yang bukan Indonesia.

Ini adalah anomali yang nampaknya wajar. Orang myanmar bisa tahu, berdasarkan nama orangnya, dengan setengah nujum dan pengetahuan tata nama myanmar. Bisa tahu rumpun suku, lahir sekitar bulan berapa, awal bulan atau akhir bulan. Ini sama saja kayak orang Indo bisa tahu orang Bali anak keberapa berdasarkan namanya. Mungkin di negara antah berantah lain orang bisa nebak tinggi badan dari nama keluarganya. Yang pasti Suhu ingin anaknya punya codename yang bisa ditelisik oleh sesama orang Indonesia.

Misalnya, Endang Soekamti. Nama yang elegan, asli Indonesia. Tapi Nyonya punya pertimbangan lain.

Nama global. Sebagai orang tua yang merantau, jauh dari tanah air dan istilah kerennya go inter, Suhu dan Nyonya sudah pernah merasakan sendiri kesulitan orang-orang di sekitar kita melafalkan nama Indonesia kita yang level keningratannya sangat tinggi. Perlu diingat, nama Suhu mengandung Edjaan Lama Jang Beloem Disempoernaken. Benul, nama Suhu di akte masih pakai OE, bukan U. Nama asli. Bukan Soehoe. Sedangkan nama Nyonya, wah, masih pakai DJ. Padahal gak suka clubbing tapi namanya ada DJ nya. Nama asli Nyonya ndak kalah kuno sama Njonja Meneer berdiri sejak 1919.

Suhu dan Nyonya sama-sama ingin nama yang dilafalkan oleh orang negara mana pun masih bagus. Contoh nama yang bisa dilafalkan oleh orang negara lain tanpa jadi lucu. Nama Indonesia sebenarnya sedikit banyak sulit dipahami orang setempat, terutama yang pakai edjaan lama. Nama Cipto misalnya. Masih ada saja orang sini yang nyebutnya Ciptu. Wajar saja, karena selama edukasi mereka, Cip masih dibaca cip (seperti Chip). Tapi To dibaca tu (seperti today, tomorrow).

Mungkin, Endank Sukamty? Okeh?

Sejujurnya, nama Indonesia kami bukan karena kami nasionalis. Tapi karena leluhur kami dipersulit saat mengurus surat-surat pada jaman Orde Baru dulu. Sudah bukan rahasia bahwa orang Cina di Indonesia dipaksa merubah namanya menjadi nama Indonesia. Tapi entah kompakan atau secara insting, mereka menyelipkan marga Cina nya ke dalam nama Indonesia dan ini sudah menjadi nama keluarga turun temurun.

Untuk urusan nama Cina, kami serahkan pada orang tua Suhu selaku tetua keluarga. Kami diberi tiga nama laki-laki, dan tiga nama perempuan. Dari tiga pilihan itu, kami memilih berdasarkan artinya, kedekatan makna dengan nama latin, tingkat kesulitan karakter cina karena papanya perlu isi formulir, dan kemudahan pelafalan nama cina. Meski baik Suhu maupun Nyonya adalah OCBC [Orang Cina Bukan Cina] produk generasi Orba, kami tetap ingin anak kami tahu budaya leluhur.

Apalah Arti Sebuah Nama

Bahkan sejak dalam kandungan kami ajak nonton adu barongsai. Selamat tahun baru cina semuanya! Gong Xi Fa Cai! Dengan melalui momen ini, bayi kami dipastikan shio kambing. Si kambing kecil bersemangat denger dung jeng dung jeng dan mulai barongsai di dalam perut mama.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s