Can’t Take My Eyes Off You

Suhu dan Nyonya sudah mendiskusikan ini berulang kali.

Setelah bayi lahir, salah satu dari antara kami harus senantiasa bersama bayi selama ada di Rumah Sakit. Dikarenakan Nyonya harus rebah di ranjang pasca persalinan, tugas ini diemban oleh Suhu.

Tidak boleh lepas dari pandangan mata. Satu detik pun.

Alasannya simpel. Jangan sampai tertukar.

Jangan ketawa dulu. Mulai dari orang yang membicarakan kemustahilan kasus tertukar. Suhu tahu bahwa healthcare negara ini sangat luar biasa, law by law, disiplin, dan sistematis. Suhu tahu bahwa untuk fakta bayi tertukar, harus ada bayi lain yang siap tertukar. Suhu tahu bahwa meskipun Suhu tidak paranoid bayinya bisa tertukar, masih harus disertai keteledoran orang tua lain agar bayi bisa tertukar.

Tapi Suhu juga tahu bahwa KK Hospital adalah Rumah Sakit Bersalin terbesar di sini. Suhu juga tahu bahwa terkadang manusia bisa alpa akan tugasnya. Suhu memahami orang tua lain bisa lelah dan lengah. Dan yang terpenting, Suhu tahu bahwa ini pernah terjadi.

Maka dari itu, sejak proses kelahiran Friday the 13th, Suhu tidak pernah lepas dari putrinya. Bayi itu lahir penuh lendir dan darah digendong oleh dokter Han. Ditunjukkan kepada Nyonya.

“Boy or Girl?”

Nyonya masih dalam pengaruh obat bius, tidak bisa menjawab pertanyaan dokter Han. Nyonya hanya tersenyum putrinya telah lahir dengan selamat. Nyonya berteriak sekuat tenaga saat last push yang mengantarkan bayi ini menyambut dunia baru. Tapi sekuat-kuatnya Nyonya berteriak kesakitan, teriaknya tertutup lantang jerit si bayi.

“OWEKK!!!!”

Penuh dengan staff kedokteran di ruang persalinan, Suhu tidak bisa menuju ke meja timbang bayi. Suhu hanya melihat dari kejauhan dan memastikan bayi itu tidak lepas dari line-of-sight.

Untungnya KK Hospital sangat mendukung rooming in. Seperti quote mereka:

“Rooming-in” helps parents to bond with their newborn babies and learn baby’s habits, likes and dislikes. More importantly, it provides a good opportunity for parents to learn how to care for the baby, so that they can tap on the vast experience of the hospital’s nurses while still in their care at the hospital.

pada website maternity KK Hospital berikut.

Jadi bayi tidak pernah terpisah dari kami. Setelah lahir, dibersihkan, ditimbang, suster jaga memberikan bayi ini kepada Suhu. Agar dia lebih leluasa mengurus Nyonya yang kondisinya sangat kritis di ambang antara sadar dan tidak.

Dokter anak menjelaskan pada Suhu tentang APGAR score pada bayi. Sembari mendengarkan penjelasan, Suhu dengan hati-hati memutar-mutar bayi ini. Selain mencari posisi yang nyaman untuk kedua belah pihak, Suhu mencari sesuatu. User’s Guide dan Manual. Tanda lahir. Ciri-ciri.

Sangat sulit untuk berkonsentrasi. Bayangkan saja. Penjelasan dokter dengan bahasa yang tidak sepenuhnya Suhu kuasai, jerit tangis bayi yang baru lahir, keluh kesah Nyonya karena masih kesakitan, suara degup-degup dari monitoring yang ditempelkan ke badan Nyonya, berbagai bunyi beep dari mesin bagaikan sensor audio untuk acara televisi bernuansa Bimbingan Orang Tua.

Setelah kondisi Nyonya lebih stabil, Suster jaga memberikan penjelasan sebuah kotak sakti. Dalam kotak ini ada tiga gadget. Satu berupa gelang besar. Satu berupa gelang kecil. Satu berupa kotak. Suster memperagakan cara memakai gadget ini sambil mengambil bayi dari tangan Suhu. Gelang kecil disematkan di kaki bayi, sambil menginstruksikan Nyonya untuk memakai gelang besar di tangannya.

Suster jaga memberikan bayi ke raih pelukan Nyonya. Bagaikan keajaiban, langit terbelah dan merpati beterbangan lalu terdengar suara Suhu “engkaulah anakku yang kukasihi” ….  Bagaikan keajaiban, terdengar lagu. Jadi antara gelang kecil dan gelang besar itu kalau bertemu dalam radius tertentu, akan terdengar sebuah lagu anak-anak.

Bukan sulap bukan sihir, suster menempelkan gadget terakhir disebuah kotak seperti aquarium beroda. Lalu Suster mengambil bayi dari Nyonya dan diletakkan di dalam aquarium beroda beralaskan matras. Lagu itu terdengar lagi. Di aquarium itu sudah tertulis identitas Nyonya. Suster menjelaskan bahwa ini adalah cara untuk mengetahui bayi mana pasangan mamanya yang mana.

Lalu suster menjelaskan tentang berbagai test yang akan dijalani bayi pada masa-masa pertama kelahirannya. APGAR score sudah diperoleh langsung saat lahiran, berikutnya bayi kita akan menjalani hearing test. Lalu kami diberi sebuah tabel jadwal vaksinasi, di antara vaksinasi beruntun sampai bayi berusia dua tahun, ada dua vaksinasi wajib yang harus dilakukan semasa bayi ini belum keluar dari Rumah Sakit yakni imunisasi BCG dan Hepatitis B tahap 1. Selain itu bayi akan dicek jaundice test, kalau semua OK, bayi boleh keluar rumah sakit dengan gembira.

20150313 BCG

20150313 HepBD1

Sejak masuk ke delivery ward kamis malam, hingga hari Sabtu pagi, Suhu hanya tidur beberapa jam. Dan karena tidur beberapa jam itu pun terbangun-bangun, istirahat efektif hanya beberapa menit. Pada saat-saat ini, Suhu merasakan bahwa segala sesuatu yang dulu telah ditempuh Suhu, mempersiapkan dirinya for this moment. Begadang beruntun untuk menyelesaikan efwaipi alias skripsi di tahun terakhir studi Ninja Turtles University, kuliah malam paruh waktu sembari ngecor di lapangan. Rasa kantuk sudah bukan musuh, ialah sahabat di kala ku sendiri.

Lack of SleepDengan downtime sangat rendah, Nyonya terkapar pasca lahiran, bayi yang teriaknya lantang berkumandang, tidur menjadi hal yang mustahil untuk Suhu. Tapi di balik semua lelah yang merayap di sudut mata ini, Suhu mengambil hikmahnya dan bersyukur. Dengan tidak tidur, Suhu jadi tahu bagaimana seorang manusia datang di dunia. Suhu jadi tahu tentang test-test yang akan dijalani bayi. Suhu jadi tahu penderitaan seorang ibu yang melahirkan anaknya, bukan hanya sembilan mengandung, tapi juga lelah dan perih pasca lahiran.

Suhu witnesses everything because, after all, Suhu can’t take his eyes off you.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s