Daddy’s Log April 2015

Lima hari yang lalu Enjel genap berusia satu bulan. Pertumbuhan Enjel terlihat sangat perlahan. Entah apakah ini normal. Hanya satu yang berubah. Pipinya terlihat makin besar. Sesuai tradisi, kita mencukur rambut Enjel. Suhu jadi sadar, betapa berpengaruhnya rambut pada kesan pertama wajah. Apalagi setelah Enjel digunduli.

2015-05-23 18.37.53

Untuk perkembangan motorik, kepala masih tergolek lemas. Teriakan pernah terdengar lantang sewaktu baru lahir. Tapi dalam kurun waktu sebulan ini lebih sering terdengar seperti sesenggukan kucing kelaparan.

Nyonya menerapkan beberapa kegiatan selain tidur dan menyusui. Yaitu Tummy Time. Untuk melakukan atraksi ini, Suhu harus menggendong Enjel, kebanyakan waktu setelah minum susu dan mencoba untuk burping (memaksa bayi bersendawa). Lalu Suhu akan merebahkan diri di sofa atau ranjang, membuat Enjel tiarap di dada Suhu. Mungkin ini sebabnya Nyonya menyebut atraksi ini Tummy Time. Waktu tummy Enjel ketemu tummy Papa. Durasi kegiatan ini satu jam sehari.

20150418_175421.jpg

Baik tidur tiarap di perut papa, maupun tidur terlentang di ranjang, Enjel tergolek tidak berdaya. Bisa dibilang makhluk ini sekarang tidak bisa apa-apa. Sama sekali. Minum susu masih luber ke mana-mana. Tidur tiarap mengangkat leher saja tidak bisa. Disuruh pergi ke pasar eh malah tidur. Bernafas aja masih tersedak.

Perkembangan yang paling signifikan adalah Enjel sudah dinyatakan lewat masa-masa jaundice nya. Jadi itu adalah sesuatu kabar yang hore bagi kita. Tidak perlu bolak-balik ke posyandu lagi.

Ukuran tubuh tidak jauh berbeda. Kepala Enjel masih lebih kecil dari telapak tangan Papa. Iya, sekarang Suhu sudah naik pangkat, jadi Papa panggilannya.

Tingkat kecerdasan sepertinya belum bisa diukur. Waktu tangan Suhu didekatkan ke mata Enjel secara mendadak, Enjel merespon dengan berkedip … setelah sekian ratus milidetik. Disinyalir bayi ini sudah mengenali bahaya, tapi sistem syarafnya masih belum sempurna. Mungkin masih belum Ethernet. Ping nya masih nge-lag.

Yang menarik. Sebenarnya bukan perkembangan bayinya. Tapi perkembangan lingkungan sekitar. Suhu mengamati perubahan yang mendasar pada kehidupan secara umum. Hidup menjadi bayisentris. Jam kerja, mandi, dan tidur sekarang disesuaikan dengan jadwal bayi. Suhu dan Nyonya jadi tahu bahwa manusia bisa hidup tanpa perlu tidur dengan kondisi ideal.

Suhu yang susah tidur dengan lampu nyala dan Nyonya yang tidak bisa tidur dengan lampu mati. Keduanya menemukan pencerahan. Bahwa saat kita benar-benar perlu tidur kita bisa tidur di bawah naungan lampu disko sekali pun.

Suhu kini upgrade menjadi Papa. Bakat terpendam Suhu pun mulai tergali. Misal. Mengganti popok sambil tidur. Menidurkan bayi sambil tidur. Membuat susu formula sambil tidur. Hampir semua hal-hal rutin bisa Suhu lakukan tanpa ingatan apa pun di keesokan harinya.

Nyonya telah upgrade menjadi Mama dan memperoleh Skill-skill baru. Menyusui, itu pasti. Tapi yang paling memukau adalah Communication Skills.

“HWAAAAA….waa…”
“Ini kenapa ya? Udah minum susu. Udah ganti popok. Lagi tiduran gini tiba-tiba nangis.”
“Oh itu dia kepanasan pipinya yang kiri, minta noleh kanan.”

Setengah skeptik setengah pesimis, Suhu menurut saja. Toh sudah kehabisan akal. Kepala Enjel dipegang perlahan, lalu dibantu menoleh. Bayi Enjel tersenyum. Lalu tidur. What kind of sorcery is this?

“Memang gitu, kalau tidur terus satu sisi kan yang nempel ranjang panas. Dia belum bisa noleh.”

Ya. Suhu juga mengerti. Tapi derivasi sekompleks itu hanya dari Huwaawa memerlukan campur tangan Tuhan. Nyonya sudah bisa membedakan tangisan lapar, pipis, ngantuk, dan kepanasan.

Dalam waktu kepepet, kurang tidur, lapar, mudah marah. Suhu selalu mengingat bahwa segala sesuatu akan indah pada waktunya.

Waktunya bukan sekarang.

 

Advertisements

One thought on “Daddy’s Log April 2015

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s